Minggu, 16 September 2018

Resiko Bahaya Memendekkan Shockbreaker Motor

Akibat memendekkan shckbreaker - tidak hanya bermanfaat sebagai peredam kejut supaya riding kami menyadi enjoy serta tak mudah terasa pegal, manfaat lain dari suatu  shockbreaker lainnya ialah untuk meningkatkan handling motor menjadi lebih baik.

Resiko Bahaya Memendekkan Shockbreaker Motor

Bila shockbreaker ini hingga rusak atau dimodifikasi tanpa pertimbangan yang sesuai, tidak hanya dapat memperpendek usia penggunaan suku cadang, juga berbahaya bagi biker. Salah satu modifikasi paling umum yang diperbuat pada shockbreaker, terutama shockbreaker tahap depan merupakan diturunkan atau orang awam biasa menyebutnya dengan istilah "memendekkan shockbreaker".

Hal ini diperbuat supaya motornya terkesan lebih berisi, lebih nungging, enak dipandang serta lebih terkesan sporty meski kenyataannya hanya bikin pegal tangan saja. Serta nyatanya menurunkan shock depan ini juga ada akibatnya loh untuk sepeda motor. Apa sajakah itu ? silahkan disimak dengan baik informasinya dibawah ini.

1. Komstir motor cepat rusak / oblak
Mungkin ada sebagian dari kalian yang tak menyadari akibat memendekkan shock depan yang satu ini, dengan memendekkan shock depan bakal membikin jarak main menjadi bertidak lebih jadi bantingan setir pun menjadi lebih keras.

Selain itu beban kerja dari komstir motor bakal terus berat sebab dengan memendekkan shock depan bakal membikin beban motor ( tumpuan ) terdistribusi ke depan. Nah sebab faktor inilah yang menyebabkan komstir motor cepat rusak, terlebih bila sepeda motor tak jarang lewat jalanan yang tak lebih keren.

2. Shockbreaker rawan bocor
Sebab posisi shock depan dipendekkan, membikin seluruh beban terdistribusi kedapan jadi tumpuan terus berat. Tidak hanya berefek kepada komstir juga dapat berefek ke tahap dalaman shockbreaker itu sendiri jadi seal oli rawan terjadi kebocoran.

3. Keenjoyan berkendara bertidak lebih
Penampilan sih boleh saja menjadi lebih hebat akibat menurunkan shockbreaker depan, tetapi akibatnya tidak hanya membikin komstir cepat rusak, juga membikin kami cepat merasa pegal terutama di tahap bahu, lengan, punggung serta juga tangan. Terbukti postur tiap orang tak sama, ada yang merasa enjoy dengan posisi ini serta tak sedikit juga diantaranya yang mengeluh demikian.

4. Resiko mesin motor kandas
Nah kalo ini mungkin tak jarang dirasakan oleh mereka yang memendekkan shock depan terlalu extrim jadi posisi mesin menjadi lebih turun lagi, hasilnya apabila dipakai untuk melalui polisi tidur atau melibas celah yang cukup besar serta tinggi bakal membikin kalter mesin menjadi kandas atau gasruk serta selesaiiko blok mesin retak serta bocor oli.

5. Part lain yang mungkin mengalami kerusakan
Biasanya menurunkan shock depan motor yang terlalu extrim bakal membikin part lain semacam umpama spakbor depan menjadi kandas saat diperbuat pengereman. Tidak hanya itu aerodinamis motor menjadi berubah, ajaran udara dari depan yang sewajibnya langsung tentang kisi - kisi radiator menjadi bertidak lebih.